Berlangsung di Meteor Futsal, Antapani (7/2) pukul 09.30 WIB, “Tuan Rumah” Diodachi hampir saja meraih kemenangan atas Sharing Vision (SV) setelah memperoleh keunggulan 6 – 4 di babak pertama. Namun ketiadaan pemain yang duduk di bangku cadangan Diodachi dapat dimanfaatkan SV untuk membalikkan kedudukan di babak kedua yang akhirnya berkesudahan 9 – 16.
Babak pertama berjalan sangat alot dengan tempo permainan yang berjalan sangat cepat, Diodachi membuka gol perdana pada menit ke-3 lewat sontekan Yogie dari sisi kiri lapang permainan Diodachi. 1 – 0 untuk keunggulan Diodachi. Setelah gol itu, peluang – peluang untuk mencetak gol tidak dapat dimanfaatkan oleh striker kedua tim, banyak yang dapat diatasi oleh kiper atau melenceng ke sisi kanan/kiri gawang. Barulah pada menit ke-10 Diodachi mampu menggandakan keunggulan melalui Dodi setelah mendapat umpan Kick-in dari Ikhsan, 2 – 0 keunggulan Diodachi. Diodachi mendapat peluang menambah gol setelah mendapat pinalti gara – gara pemain SV melakukan handsball di kotak terlarang. Ikhsan yang menjadi eksekutor pinalti melaksanakan tugasnya dengan baik, 3 – 0 untuk Diodachi.
SV bukannya tanpa perlawanan, kebobolan 3 gol membuat penyerangan SV menjadi semakin sporadis, hasilnya Yanu berhasil mencetak gol lewat tendangan kerasnya pada menit ke-14. Hanya berselang 3 menit dari gol pertama, SV kemudian berhasil memperkecil kedudukan lewat gol yang disarangkan Motih pada menit ke-17. 3 – 2 kedudukan sementara. Diodachi kembali menambah keunggulannya lewat pinalti yang dieksekusi oleh Ikhsan pada menit ke-23, 4 – 2.
SV sebagai tim papan atas klasemen tidak ingin kehilangan muka melawan Diodachi yang berada di peringkat 9, serangan demi serangan dapat membuahkan hasil setelah bola liar hasil tendangan keras Rayyan yang menghantam tiang gawang berhasil dilanjutkan oleh Yasser pada menit ke-25. Pada menit ke-29 Yanu berhasil menyamakan kedudukan SV setelah berhasil melesakkan gol kembali melalui tendangan kerasnya yang gagal diantisipasi kiper Diodachi. 4 – 4.
Pada menit ke-32, Yogie kembali menambah perolehan angka Diodachi lewat gol spektakuler dengan tendangan volinya menggunakan tumit belakangnya. 5 – 4 untuk keunggulan Diodachi. Gol penutup pertandingan babak pertama dilesakkan oleh Dodi setelah tendangannya menyentuh bek SV dan masuk ke gawang SV. Babak 1 berkesudahan 6 – 4 untuk Diodachi
Babak kedua bagaikan mimpi buruk untuk Diodachi, pemain – pemain yang diterpa kelelahan karena tidak ada cadangan kehilangan konsentrasinya selama babak kedua berlangsung. Tidak kurang 10 gol tanpa balas berhasil dilesakkan pemain – pemain SV selama 27 menit pertandingan babak kedua berlangsung, mereka adalah Motih menit ke-45, 54, Didiet menit ke-50,65, Oky menit ke-57, 60, 64, Purwadi menit ke 62, 63, dan Amir pada menit ke-67. Sementara Diodachi hanya mampu menambah perolehan gol melalui Ikhsan pada menit ke-69 sebelum dibalas kembali oleh Ghifar pada menit ke-70. Sisa – sisa tenaga Diodachi hanya mampu menambah 2 gol melalui Dodi pada menit ke-71 yang tidak lama dibalas Amir pada menit ke-72 dan Ikhsan di menit ke-73 sebagai gol penutup pertandingan.
Pertandingan berkesudahan 9 – 16 untuk keunggulan SV.
Diodachi 9 – 16 Sharing Vision
Diodachi :
Yogie 2 gol
Dodi 3 gol
Ikhsan 4 gol
Sharing Vision :
Yanu 2 gol
Yasser 1 gol
Motih 3 gol
Didiet 2 gol
Oky 3 gol
Purwadi 2 gol
Amir 2 gol
Ghifar 1 gol
10 Comments
February 7, 2009 at 9:57 PM
Permainan Diodachi makin bagus.
February 8, 2009 at 9:05 PM
kemenangan didepan mata ternyata hanya sebuah fatamorgana….
February 9, 2009 at 2:50 PM
sepakat dengan mas rayyan
setidaknya kuantitas kebobolannya sudah menurun drastis
February 9, 2009 at 3:56 PM
2 pertandingan lagi Mas Rois, harus main. Sebelum Mas Rois nikah
February 9, 2009 at 10:21 PM
klo mas rayyan kapan nyusul mas roisz?
*kabur………
February 10, 2009 at 5:57 AM
@diodachi (anonim) : koq avatarnya sama kaya’ eecho (ikhsan) ?
)
*kejaaar….
February 10, 2009 at 10:49 PM
lho, ini ada balapan nikah juga ya? boleh ikutan lagi ngga ?
February 10, 2009 at 10:58 PM
Nikah itu (katanya adalah) separuh agama…
jadi kalo mau agamanya penuh, nikahnya mesti dua kali, hehe
February 10, 2009 at 11:50 PM
seru nih klo dah ngebahas nikah2an, secara diodachi adalah kumpulan jomblo2
klo ada yang nikah semua pemain peserta liga diundang ga ? biar ruamee…hehe.
February 11, 2009 at 7:51 AM
wah, dah byk yg pada tau??
bahaya neeh, mang roisz
ntar parasmanan tekor
apalagi yg kos macam anak2 diodachi
tapi untungnya jauh, hehe
/*ngilang aja ah
*/